Senja biru tua.
Perjalanan panjang 120 kilometer,
Jarak itu mungkin tidak begitu jauh lagi bagiku.
Suara bising bus juga sudah tidak asing lagi di telinga.
Getaran bus tua yang kian lama merusak tulang punggung ku pun harus ku rasakan.
Ya itu perjalanan ku, tah sampai kapan tetap begitu.
Tetapi sesampainya, dikala langit tak lagi berwarna.
Aku selalu di sambut dengan senyum yang penuh harapan.
Senyum yang mengurangi sakitnya tulang punggung ku.
Senyum yang mampu membuat ku tetap bertahan!
Ntah rasa apa yang kudapat dari senyum itu.
Tak bisa ku jelaskan.
Ingin rasanya kubawa serta senyum itu bersama ku.
Agar dapat memberi warna digelapnya perjalanan senja biru tua.
Jonek, 2016.
No comments:
Post a Comment