Otak memiliki memori.
Boleh jadi engkau katakan,
tak mungkin engkau akan ingat
wajah seseorang
yang baru sekali saja
pernah berjumpa..
Namun percayalah..
Wajah-wajah,
perlahan akan tersimpan.
Semakin sering berjumpa,
Semakin menjadi prioritas,
semakin cepat mengingatnya.
Bahkan, betapa banyak wajah
Yang langsung bisa kuingat
Refleks..
Boleh jadi engkau katakan,
tak mungkin engkau akan ingat
wajah seseorang
yang baru sekali saja
pernah berjumpa..
Namun percayalah..
Wajah-wajah,
perlahan akan tersimpan.
Semakin sering berjumpa,
Semakin menjadi prioritas,
semakin cepat mengingatnya.
Bahkan, betapa banyak wajah
Yang langsung bisa kuingat
Refleks..
Konsep memori ini,
ternyata ada juga pada otot.
Gerakan-gerakan baru
mungkin masih kaku,
terasa susah untuk menyesuaikannya.
Tapi semakin lama dilatih dan dilatih,
gerakan apapun bisa menjadi kencang dan lincah, gesit..
seperti gerakan tangan dan jariku,
Ketika menuliskan bait-bait ini..
Refleks..
ternyata ada juga pada otot.
Gerakan-gerakan baru
mungkin masih kaku,
terasa susah untuk menyesuaikannya.
Tapi semakin lama dilatih dan dilatih,
gerakan apapun bisa menjadi kencang dan lincah, gesit..
seperti gerakan tangan dan jariku,
Ketika menuliskan bait-bait ini..
Refleks..
Yang tidak kuantisipasi,
Ternyata, hati juga punya memori.
Apa dayaku sekarang?
Tak tahu mengapa..
Walaupun begitu banyaknya hal lain yang biasa berkitar dihatiku..
Tiba-tiba aku malah teringat dirimu..
Refleks..
Ternyata, hati juga punya memori.
Apa dayaku sekarang?
Tak tahu mengapa..
Walaupun begitu banyaknya hal lain yang biasa berkitar dihatiku..
Tiba-tiba aku malah teringat dirimu..
Refleks..
No comments:
Post a Comment