Tuesday, 22 November 2016

Rompo mi corazón

Pesonamu selalu begitu, 11.45.

Apa hati ini tak bisa menghindar, bila kualihkan pandangan itu.
Apa pandanganku tak akan risau,
Bila kululuh lantakkan seluruh perasaanku.
Apa perasaanku akan tetap sama, bila ku pecahkan hati itu.

Derasnya hujan kan mampu menghalangi pandanganku.
Kelamnya malam pun, bisa...
Mataku memang tak sekuat itu, tetapi perasaanku jangan kau ragu.

Hati ini tak dapat menghembuskan syahdunya irama cintaku.
Juga tak bisa mendengar suara hatimu.
lebih baik kututup pilu bagai ikan yang menangis sendu.

Itu memang takdirku, akan ku tenggelamkan semua pandangan itu.

Jonek, 2016

No comments:

Post a Comment